OLEH : MARSELINA SOINBALA

Generasi muda adalah  ujung tombak dari suatu bangsa. Dan merupakan salah faktor penentu mau dibawa kemana bangsa ini kedepan, karena generasi mudalah yang akan meneruskan pembanguna negri ini . Namun, pada  realita yang ada saat ini sangat miris dan menyayat hati. Bagaimana tidak, perilaku generasi muda saat ini tidaklah seperti yang diharapkan oleh pendahulu-pendahulu kita. Karakter yang buruk, dan pola asuh yang salah membuat sebagian anak-anak muda tumbuh menjadi pemuda dan pemudi  yang berkaraktek buruk.

Entah siapa yang harus disalahkan  atas Keadaan generasi muda yang makin hari makin memburuk. Karena, bukan hanya pola asuh sejak kanak-kanak yang berpengaruh tetapi lingkungan bermain dan orang tua juga sangat berpengaruh. Dan ketika kini harapan yang dulu di harapkan oleh pemimpin kita seolah takkan pernah tercapai, dan hanya seperti hembusan angin yang menyejukan hati dikala panas datang menyerang.

Perilaku buruk sebagian anak muda dalam masyarakat mengakibatkan image anak muda dimasyarakat Menjadi sangat buruk.  Dan sering kali anak muda dipandang sebelah mata oleh orang-orang  yang merasa bahwa dirinya  sudah berpengalaman dalam menjalani kehidupan ini. Kebanyakan anak muda berpendapat bahwa  untuk menjadi contoh dan teladan dalam kehidupan bermasyarakat itu tidaklah semudah yang kita bayangkan.

Banyak hal yang harus diperhatikan dan banyak proses yang harus dilalui terlebih dahulu sebelum kita bisa menjadi teladan dan proses itu menyakitkan. Tidak semua benar  adanya. Karena kebiasaan buruk, pandangan dan pola pikir yang keliru yang telah terbangun sejak dahulu dan telah menjadi tradisi serta telah mendarah daging inilah yang membuat seolah perubahan itu mustahil terjadi. Tetapi, hal itu tidaklah menjadi sesuatu yang sulit jika ada kemauan dari dalam diri kita untuk berubah menuju sesuatu yang lebih baik.

Dalam kehidupan kita ini ada banyak hal yang mencoba untuk menarik kita untuk keluar dari rancangan Bapa. Hal-hal itu bisa berupa pendidikan, tema-teman kita, lingkungan dimana kita berada, orang tua dan bahkan diri kita sendiri. Sumbangsi terbesar yang terkadang membuat kita mudah untuk berkata bahwa “ saya sudah tidak sanggup, sudah cukup sampai disini dan saya mundur…” adalah ketidak pengertian kita dan pengenalan yangbenar terhadap TUHAN yang kita sembah.  Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita bahwa untuk memperoleh hidup yang kekal makan harus menambahkan iman kita dengan hal-hal yang lain seperti dalam II Petrus 1: 5-8. Sehingga kita tidak menjadi buta dan picik, karena keadaan yang ada di sekeliling kita.

1  Tim  4 : 12 “Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu”.

Dalam Firman Tuhan mengajarkan kepada kita bahwa kita sebagai orang muda kita mempunyai kekuatan yang luar biasa dan kitapun mampu melakukan hal-hal yang tidak pernah tepikirkan sebelumnya sebab, TUHAN tinggal dalam kita dan kita tinggal dalam TUHAN.  Jadi, sekarang apa yang harus diragukan lagi. Janji penyertaan TUHAN itu ya dan amin. Yang harus kita lakukan kini adalah terus mengerjakan apa yang dipercayakan-Nya kepada kita dengan penuh ketulusan buka untuk diri kita sendiri tetapi lakukan itu semua untuk TUHAN dan untuk orang-orang disekeliling kita.

Tak perlu menjadi superhero untuk merubah kota ini. Cukup  dari hal-hal kecil yang terkadang dilupakan oleh orang. Dan terus lakukan semua itu dengan motivasi yang benar. Maka Tuhan akan berpekara bagi kita.

Tetap semangat, YBU All….

Similar Posts

2 Comments

  1. Terima kasih kaka, tulisannya kaka bagus n memberkati😇

    1. Terima kasih. Tuhan memberkati selalu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *