Tanpa disadari, dalam menjalin hubungan asmara ternyata mengubah kebiasaan dan kepribadian seseorang. Orang yang tengah menjalani terkadang tak sadar, namun yang menyadari perubahan itu adalah orang-orang terdekat seperti sahabat dan keluarga.

Lalu, apakah jatuh cinta dan menjalin asmara benar-benar mengubah kepribadian seseorang? Terapis seksual bersertifikat sekaligus direktur Center for Love and Sex, Sari Cooper menyebut pada Elite Daily bahwa secara umum kepribadian kita tetap dan stabil.

Namun, hal itu akan berkembang bertahap seiring bertambahnya waktu menjadi lebih dewasa. Tidak terkecuali saat jatuh cinta dan menjalani hubungan asmara dengan pujaan hati.

Sari Cooper juga menyampaikan, saat berkencan dengan seseorang, secara alami kita akan mengambil peran tertentu. Selain itu, Anda juga memainkan peran tersebut untuk saling menguatkan karakter masing-masing.

Hal ini umum terjadi dalam hubungan cinta. Orang-orang mengalami pertumbuhan pribadi dan belajar tentang dirinya sendiri dari orang lain. Jadi, sebenarnya perubahan apapun yang terjadi pada kepribadian seseorang merupakan hal normal dan bagian menjadi dewasa.

Namun sayang, beberapa orang menjalani hubungan asmara dengan seseorang yang mampu membelokkan kebiasaan dan sikapnya menjadi negatif. Bukan salah jatuh cinta atau hubungan cintanya, tetapi pilihan pada siapa Anda jatuh cinta. (Febi Anindya Kirana/Fimela.com)

 

Oleh  

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *