1 Tesalonika 5:15

“ Perhatikanlah, supaya jangan ada orang yang membalas jahat dengan jahat, tetapi usahakanlah senantiasa yang baik, terhadap kamu masing-masing dan terhadap semua orang.”

Shalom, Salam Sejahtera, mengucap syukurlah dalam segala hal karena itulah yang diinginkan Tuhan. “.., supaya jangan ada orang yang membalas jahat dengan jahat , …”  Sering sekali secara tidak sadar terkadang kita semua masih saja membalas kejahatan dengan kejahatan, contohnya terkadang saat orang lain memukul kita masih saja kita membalasnya dengan makian atau kata kotor. Walaupun kita tidak membalasnya dengan pukulan tapi tetaplah bahwa yang kita balas itu adalah jahat. Semua terjadi karena emosi dalam diri kita belum bidsa kita kendalikan dengan baik.

 

Ada beberapa poin yang bisa kita pelajari agar mampu mengendalikan emosi kita:

  • Amsal 4:23, “Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.”

Yang  menyebabkan kita sering emosi adalah Suasana hati kita yaitu saat hati kita sedang tidak tenang atau dalam keadaan buruk . Penting sekali kita menjaga hati kita, kenapa? Sebab dari hatilah terpancar segala sesuatu. Kita semua diciptakan oleh TUHAN dengan sempurna dan mulia, Tuhan sendiri tidak pernah mengajarkan kepada kita untuk berbuat jahat. Kita manusia saja yang sering kali memilih untuk berbuat jahat. Jadi jagalah hati kita agar tidak cepat emosi.

  • 1 Tesalonika 5:22, “Jauhkanlah dirimu dari segala jenis kejahatan.”

Pergaulan yang buruk merusakkan  kebiasaan yang baik. Jauhkanlah dirimu dari segala kejahatan bukan berarti bahwa kita tidak berteman dengan siapa-siapa, yang dimaksud adalah kita tetap berteman dengan semua orang tetapi  kita mampu membedakan mana yang baik dan mana yang tidak. Sebaik-baiknya kita jika kita berada di dalam lingkungan yang kebanyakan di antaranya suka berbuat jahat, lama kelamaan sikap kita akan mengikuti kebiasaan mereka. Pergaulan yang seperti apa yang harus kita hindari? dan jalan apa yang harus kita tempuh? Di dalam  Mazmur 1:1-2, “Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.” Telah menjelaskan dengan sangat jelas jalan yang harus kita lalui.

Dari semua itu yang terpenting agar kita mampu menjaga kelakuan kita tetap bersih dan tidak lagi membalas jahat dengan jahat adalah dengan selalu menjaga kelakuan kita sesuai dengan firman Tuhan.

 

The Last Harvest Ministry Indonesia

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *